Senin, 09 April 2012
NABI IDRIS AS
Tidak banyak keterangan yang didapat tentang kisah Nabi Idris di dalam Al-Quran maupun dalam kitab-kitab Tafsir dan kitab-kitab sejarah nabi-nabi. Di dalam Al-Quran hanya terdapat dua ayat tentang Nabi Idris yaitu dalam surah Maryam ayat 56 dan 57:"Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." { Maryam : 56 - 57 }
NABI NUH AS
Nabi Nuh adalah nabi keempat sesudah Adam, Syith dan Idris dan keturunan kesembilan dari Nabi Adam. Ayahnya adalah Lamik bin Metusyalih bin Idris.Dakwah Nabi Nuh Kepada Kaumnya
Nabi Nuh menerima wahyu kenabian dari Allah dalam masa "fatrah" masa kekosongan di antara dua rasul di mana biasanya manusia secara berangsur-angsur melupakan ajaran agama yang dibawa oleh nabi yang meninggalkan mereka dan kembali bersyirik meninggalkan amal kebajikan, melakukan kemungkaran dan kemaksiatan di bawah pimpinan Iblis.
NABI HUUD AS
"Aad" adalah nama bapa suatu suku yang hidup di jazirah Arab di suatu tempat bernama "Al-Ahqaf" terletak di utara Hadramaut atr Yaman dan Umman dan termasuk suku yang tertua sesudak kaum Nabi Nuh serta terkenal dengan kekuatan jasmani dalam bentuk tubuh-tubuh yang besar dan sasa. Mereka dikurniai oleh Allah tanah yang subur dengan sumber-sumber airnya yang mengalir dari segala penjuru sehinggakan memudahkan mereka bercucuk tanam untuk bhn makanan mrk. dan memperindah tempat tinggal mereka dengan kebun-kebun bunga yang indah-indah. Berkat kurnia Tuhan itu mereka hidup menjadi makmur, sejahtera dan bahagia serta dalam waktu yang singkat mereka berkembang biak dan menjadi suku yang terbesar diantara suku-suku yang hidup di sekelilingnya.NABI SHOLEH AS
Tsamud adalah nama suatu suku yang oleh sementara ahli sejarah dimasukkan bagian dari bangsa Arab dan ada pula yang menggolongkan mereka ke dalam bangsa Yahudi. Mereka bertempat tinggal di suatu dataran bernama " Alhijir " terletak antara Hijaz dan Syam yang dahulunya termasuk jajahan dan dikuasai suku Aad yang telah habis binasa disapu angin taufan yang di kirim oleh Allah sebagai pembalasan atas pembangkangan dan pengingkaran mereka terhadap dakwah dan risalah Nabi Hud A.S.
NABI ISMAIL AS
Sampai Nabi Ibrahim yang berhijrah meninggalkan Mesir bersama Sarah, isterinya dan Hajar, dayangnya di tempat tujuannya di Palestin. Ia telah membawa pindah juga semua binatang ternaknya dan harta miliknya yang telah diperolehinya sebagai hasil usaha niaganya di Mesir.
NABI LUTH AS
NABI ISHAQ AS
Nabi
Ishaq adalah putera nabi Ibrahim dari isterinya Sarah, sedang Nabi
Ismail adalah puteranya dari Hajr, dayang yang diterimanya sebagai
hadiah dari Raja Namrud.
Tentang Nabi Ishaq ini tidak dikisahkan dalan Al-Quran kecuali dalam beberapa ayat di antaranya adalah ayat 69 sehingga 74 dari surah Hud, seperti berikut:
Tentang Nabi Ishaq ini tidak dikisahkan dalan Al-Quran kecuali dalam beberapa ayat di antaranya adalah ayat 69 sehingga 74 dari surah Hud, seperti berikut:
NABI YA'KUB AS
Nabi
Ya'qub adalah putera dari Nabi Ishaq bin Ibrahim sedang ibunya adalah
anak saudara dari Nabi Ibrahim, bernama Rifqah binti A'zar. Ia adalah
saudara kembar dari putera Ishaq yang kedua bernama Ishu.
NABI YUSUF AS
Nabi Yusuf adalah putera ke tujuh daripada dua belas putera-puteri
Nabi Ya'qub. Ia dengan adiknya yang bernama Benyamin adalah beribukan
Rahil, saudara sepupu Nabi Ya'qub. Ia dikurniakan Allah rupa yang
bagus, paras tampan dan tubuh yang tegap yang menjadikan idaman setiap
wanita dan kenangan gadis-gadis remaja. Ia adalah anak yang dimanjakan
oleh ayahnya, lebih disayang dan dicintai dibandingkan dengan
saudara-saudaranya yang lain, terutamanya setelah ditinggalkan iaitu
wafatnya ibu kandungnya Rahil semasa ia masih berusia dua belas tahun.
NABI SYU'AIB AS
NABI AYYUB AS
NABI DZULKIFLI AS
Al
Qur'an tidak mengisahkan riwayat nabi Dzulkifli dan kepada siapa ia
diutus. Ahli Tarikh hanya menyebutkan bahwa beliau putra Ayyub. Allah
SWT menamakan Dzulkifli karena ia selalu melaksanakan beberapa
perbuatan baik yang dibebankan kepadanya. Didalam surat Al Anbiyaa'
ayat 85-86 dijelaskan "Ismail, Idris dan Dzulkifli, termasuk
orang-orang yang sabar. Kami masukkan mereka dalam rahmat kami.
Sesungguhnya mereka adalah termasuk orang-orang yang saleh".
NABI MUSA AS
Nabi
Musa A.S. adalah seorang bayi yang dilahirkan dikalangan Bani Isra'il
yang pada ketika itu dikuasai oleh Raja Fir'aun yang bersikap kejam dan
zalim. Nabi Musa bin Imron bin Qahat bin Lawi bin Ya'qub adalah
beribukan Yukabad.Setelah meningkat dewasa Nabi Musa telah beristerikan
dengan puteri Nabi Syu'aib yaitu Shafura.Dalam perjalanan hidup Nabi
Musa untuk menegakkan Islam dalam penyebaran risalah yang telah
diutuskan oleh Allah kepadanya ia telah diketemukan beberapa orang nabi
diantaranya ialah bapa mertuanya Nabi Syu'aib, Nabi Harun dan Nabi
Khidhir. Di sini juga diceritakan tentang perlibatan beberapa orang nabi
yang lain di antaranya Nabi Somu'il serta Nabi Daud.
NABI HARUN AS
Nabi
Harun adalah saudara Musa dan partner (pasangan) dakwahnya dalam
mengajak Firaun beriman kepada Allah, karena kefasihan dan
kepandaiannya berbicara. Musa mewakilkan urusan kaumnya kepada Harun
ketika ia pergi menemui Allah di bukit Thur. Namun Samiri menyebarkan
fitnah mengajak Bani Israel menyembah patung anak sapi yang terbuat
dari emas. Nabi Harun mengajak mereka kembali menyembah Allah, tetapi
mereka semakin menunjukkan kesombongan. Ketika Nabi Musa kembali dan
menyaksikan apa yang dilakukan kaumnya, dia memarahi saudaranya, Harun.
Kisah Nabi Harun dapat dibaca pada kisah Nabi Musa
NABI DAUD AS
Daud bin Yisya adalah salah seorang dari tiga belas bersaudara turunan
ketiga belas dari Nabi Ibrahim a.s. Ia tinggal bermukim di kota
Baitlehem, kota kelahiran Nabi Isa a.s. bersama ayah dan tiga belas
saudaranya.
NABI SULAIMAN AS
Nabi
Sulaiman adalah salah seorang putera Nabi Daud. Sejak ia masih
kanak-kanak berusia sebelas tahun, ia sudah menampakkan tanda-tanda
kecerdasan, ketajaman otak, kepandaian berfikir serta ketelitian di
dalam mempertimbangkan dan mengambil sesuatu keputusan.
NABI ILYAS AS
Nabi
Ilyas diutus kepada penduduk Baalbek, sebelah barat Kota Damaskus
(Libanon Timur sekarang). Dia mengajak kaumnya beribadah hanya kepada
Allah dan meninggalkan penyembahan terhadap patung yang mereka namakan
Ba`la. Hal inilah yang mengakibatkan mereka menganiayanya. Ibnu Abbas
mengatakan bahwa Ilyas adalah paman Nabi Ilyasak.
NABI ILYASA' AS
Ia
putra dari paman Nabi Ilyas. Melaksanakan dakwah setelah Nabi Ilyas
wafat. Karenanya dalam berdakwah ia berpegang pada syari'at dan metode
nabi Ilyas. Al Qur'an tidak menguraikan tentang Nabi Ilyasa. Hanya
dijelaskan.
NABI YUNUS AS
Tidak banyak yang dikisahkan oleh Al-Quran tentang Nabi Yunus
sebagaimana yang telah dikisahkan tentang nabi-nabi Musa, Yusuf dan
lain-lain. Dan sepanjang yang dapat dicatat dan diceritakan oleh para
sejarawan dan ahli tafsir tentang Nabi Yunus ialah bahawa beliau
bernama Yunus bin Matta. Ia telah diutuskan oleh Allah untuk berdakwah
kepada penduduk di sebuah tempat bernama "Ninawa" yang bukan kaumnya
dan tidak pula ada ikatan darah dengan mereka.
NABI ZAKARIA AS & NABI YAHYA AS
Nabi
Zakaria, ayahnya Nabi Yahya sedar dan mengetahui bahawa anggota-anggota
keluarganya, saudara-saudaranya, sepupu-sepupunya dan anak-anak
saudaranya adalah orang-orang jahat Bani Israil yang tidak segan-segan
melanggar hukum-hukum agama dan berbuat maksiat, disebabkan iman dan
rasa keagamaan mereka belum meresap betul didalam hati mereka, sehingga
dengan mudah mereka tergoda dan terjerumus ke dalam lembah kemungkaran
dan kemaksiatan.
NABI ISA AS
Seorang
lagi Nabi Allah yang diceritakan dari kecil di dalam al-Qur'an ialah
Isa. Baginda diutus kepada kaum Bani Israil dengan kitab Injil yang
diturunkan sebelum al-Qur'an.
Di dalam al-Qur'an, Nabi Isa disebut dengan empat panggilan iaitu Isa, Isa putera Mariam, putera Mariam, dan al-Masih.
NABI MUHAMMAD SAW
Pada waktu umat manusia dalam kegelapan dan suasana jahiliyyah,
lahirlah seorang bayi pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah di Makkah. Bayi
yang dilahirkan bakal membawa perubahan besar bagi sejarah peradaban
manusia. Bapa bayi tersebut bernama Abdullah bin Abdul Mutallib yang
telah wafat sebelum baginda dilahirkan iaitu sewaktu baginda 7 bulan
dalam kandungan ibu. Ibunya bernama Aminah binti Wahab. Kehadiran bayi
itu disambut dengan penuh kasih sayang dan dibawa ke ka'abah, kemudian
diberikan nama Muhammad, nama yang belum pernah wujud sebelumnya.
Langganan:
Komentar (Atom)